ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK Prodi PPG Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Tahun 2026 pada Senin, 08 Juni 2026 di Fave Hotel Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan PPG UMSIDA sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum dan peningkatan mutu pembelajaran pada Program Pendidikan Profesi Guru.
Lokakarya ini menghadirkan berbagai unsur penting dalam pengelolaan PPG, mulai dari Dekan FPSI, Direktorat Akademik, koordinator program, dosen bidang studi PGSD dan IPA, hingga tim pendukung akademik dan administrasi PPG. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan keterpaduan antara capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, dan implementasinya dalam proses pembelajaran.
Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK Perkuat Keselarasan Kurikulum PPG

Dalam sambutan pembukaan, Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd. selaku Koordinator PPG UMSIDA menyampaikan bahwa penguatan kurikulum menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru. Menurutnya, kurikulum yang baik harus mampu menunjukkan keterhubungan yang jelas antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), hingga aktivitas pembelajaran yang dijalankan mahasiswa.
“Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK bukan hanya pekerjaan administratif, tetapi merupakan upaya memastikan bahwa seluruh proses pembelajaran benar-benar mengarah pada kompetensi guru profesional yang ingin dicapai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan kebijakan pendidikan dan kebutuhan lapangan menuntut program studi untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum. Oleh karena itu, kegiatan Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh dosen dalam merancang pembelajaran yang lebih terukur dan relevan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dr. Septi Budi Sartika, M.Pd. selaku Dekan Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI). Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa kualitas lulusan tidak hanya ditentukan oleh materi yang diajarkan, tetapi juga oleh ketepatan desain kurikulum yang menjadi dasar proses pembelajaran.
“Ketika CPL, CPMK, dan Sub-CPMK dirumuskan secara jelas dan saling terhubung, maka proses pembelajaran akan lebih terarah dan hasil belajar mahasiswa dapat diukur secara lebih objektif. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu akademik program studi,” jelasnya.
Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK Bahas Integrasi Penilaian dan RPS

Sesi utama Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK diawali dengan penyamaan persepsi mengenai integrasi CPL, CPMK, Sub-CPMK, penilaian, dan rencana pengembangan RPS. Pada sesi ini peserta mendiskusikan keterkaitan antara capaian pembelajaran lulusan dengan capaian pembelajaran pada setiap mata kuliah yang diselenggarakan dalam Program PPG.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pemetaan CPL, CPMK, Sub-CPMK, serta instrumen penilaian yang digunakan dalam proses pembelajaran. Para dosen menelaah kembali kesesuaian antara tujuan pembelajaran, aktivitas pembelajaran, bentuk asesmen, serta indikator ketercapaian kompetensi mahasiswa.
Dalam forum tersebut, peserta juga membahas pentingnya penyusunan instrumen penilaian yang mampu mengukur kompetensi mahasiswa secara komprehensif. Penilaian tidak hanya diarahkan pada aspek pengetahuan, tetapi juga kemampuan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang menjadi karakteristik utama lulusan Pendidikan Profesi Guru.
Setelah sesi diskusi terarah, peserta mengikuti sesi tanya jawab dan penguatan hasil diskusi. Pada tahap ini, berbagai masukan dan pengalaman dari dosen bidang studi PGSD maupun IPA menjadi bahan penting dalam menyempurnakan rancangan kurikulum dan perangkat pembelajaran yang akan digunakan pada pelaksanaan PPG tahun 2026.
Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK Hasilkan Komitmen Penguatan Mutu Pembelajaran

Pada sesi siang, peserta melanjutkan kegiatan dengan penyusunan dan penyelarasan dokumen CPL, CPMK, Sub-CPMK, serta rencana penilaian mata kuliah PPG. Setiap kelompok melakukan telaah terhadap dokumen yang telah disusun sebelumnya untuk memastikan adanya kesinambungan antara capaian pembelajaran, strategi pembelajaran, dan sistem asesmen.
Hasil penyelarasan tersebut kemudian dipresentasikan dalam forum untuk mendapatkan umpan balik dari peserta lain. Melalui proses ini, setiap dosen memperoleh kesempatan untuk memperkaya perspektif dan memastikan bahwa dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan program studi dan tuntutan kompetensi guru profesional.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut. Pada sesi ini disepakati bahwa hasil lokakarya akan menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen kurikulum, pengembangan RPS, serta penguatan sistem penilaian pada Program PPG UMSIDA.
Secara keseluruhan, Lokakarya Penyelarasan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas kurikulum Program Pendidikan Profesi Guru Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Melalui kolaborasi antara pimpinan fakultas, pengelola program, dan dosen bidang studi, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang lebih terstruktur, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan calon guru masa depan.
Dengan adanya penyelarasan yang berkelanjutan, PPG UMSIDA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan profesi guru serta menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan siap menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.
Penulis: Citra Azizah

















