ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG digelar Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) untuk menyelaraskan capaian pembelajaran dengan dokumen pengajaran PPG Calon Guru (CAGUR) Gelombang 1 Semester 2 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Ruang Rapat GKB 7 Lantai 1 Kampus 3 UMSIDA.
Workshop diikuti 13 peserta yang terdiri atas Koordinator PPG, Koordinator Akademik PPG, dosen bidang studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta tenaga kependidikan yang menangani bidang IT dan data, keuangan, dan administrasi PPG. Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Sub-CPMK berdasarkan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Program Studi PPG, sekaligus penyelarasan dokumen pengajaran Semester 2.
Pembahasan berlangsung sejak pagi melalui proses penyusunan, presentasi, dan pembahasan CPMK serta Sub-CPMK. Pada sesi berikutnya, tim dosen PGSD dan IPA melanjutkan penyelarasan dokumen pengajaran, melakukan review silang, hingga menyepakati dokumen yang perlu difinalisasi setelah workshop. Dengan pola kerja tersebut, kegiatan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga diarahkan pada penataan perangkat pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan perkuliahan Semester 2.
Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG Selaraskan CPL hingga Sub-CPMK

Salah satu fokus utama Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG adalah memastikan keterkaitan antara CPL Program Studi PPG dengan CPMK dan Sub-CPMK pada setiap mata kuliah. Proses ini menjadi bagian penting dalam perencanaan pembelajaran karena capaian yang ditetapkan pada tingkat program studi perlu diterjemahkan secara jelas ke dalam capaian yang harus dikuasai mahasiswa melalui masing-masing mata kuliah.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai tujuan, target, dan mekanisme workshop, peserta langsung melakukan penyusunan CPMK dan Sub-CPMK berdasarkan CPL Program Studi PPG. Sesi ini berlangsung sejak pukul 08.15 hingga 10.30 WIB. Hasil penyusunan kemudian dipresentasikan dan dibahas bersama hingga menjelang waktu istirahat.
Koordinator PPG UMSIDA, Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd., menekankan pentingnya melihat dokumen pembelajaran sebagai satu kesatuan. Penyusunan CPMK dan Sub-CPMK tidak cukup hanya memenuhi kelengkapan administrasi, tetapi harus dapat memberikan arah yang jelas bagi dosen dalam merencanakan pembelajaran dan penilaian mahasiswa.
“Yang ingin kita pastikan adalah adanya keterhubungan dari capaian lulusan sampai pada apa yang dipelajari dan dinilai dalam mata kuliah. Karena itu, dokumen pembelajaran perlu disusun bersama agar arah pembelajaran Semester 2 tetap selaras,” jelasnya.
Proses pembahasan bersama juga memberikan ruang bagi dosen bidang studi PGSD dan IPA untuk mencermati kembali rumusan capaian pada setiap mata kuliah. Hasil yang telah disusun tidak langsung ditetapkan, tetapi terlebih dahulu dipresentasikan sehingga dapat memperoleh masukan dan disempurnakan bersama.
Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG Perkuat Dokumen Pengajaran Semester 2

Pembahasan dalam Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG kemudian diarahkan pada dokumen pengajaran mata kuliah Semester 2. Materi workshop mencatat enam mata kuliah yang dikoordinasikan, yaitu Projek Kepemimpinan, Seminar Pendidikan Profesi Guru, Pembelajaran Sosial Emosional, Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Lanjut, Integritas Pendidik Berkemajuan, serta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mandiri. Masing-masing mata kuliah memiliki koordinator yang bertanggung jawab dalam proses koordinasi perangkat pembelajaran.
Penyelarasan dokumen dilakukan oleh tim dosen bidang studi PGSD dan IPA. Selain memperhatikan capaian pembelajaran, pembahasan juga menyentuh perangkat dan instrumen penilaian yang akan digunakan dalam perkuliahan.
Materi workshop menunjukkan adanya pembagian tanggung jawab dalam penyusunan perangkat pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Projek Kepemimpinan dan Seminar PPG. Perangkat tersebut mencakup integrasi penilaian, Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan kisi-kisi, instrumen penilaian tugas, proyek, kuis, hingga Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).
Pada mata kuliah Projek Kepemimpinan, misalnya, materi juga memuat pemetaan komponen penilaian yang digunakan untuk menghubungkan aktivitas pembelajaran dengan komponen penilaian dalam sistem akademik. Pembahasan seperti ini diperlukan agar perangkat yang digunakan dosen tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi tetap mengacu pada capaian pembelajaran yang telah dirumuskan.
Dengan demikian, penyelarasan tidak berhenti pada rumusan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK. Perangkat pembelajaran dan penilaian juga menjadi bagian yang diperhatikan sehingga antara capaian yang dituju, proses pembelajaran, tugas mahasiswa, dan bentuk evaluasi memiliki keterkaitan yang jelas.
Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG Dorong Penyepakatan Dokumen Bersama

Tahap berikutnya dalam Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG adalah review silang terhadap dokumen yang telah disusun. Berdasarkan rundown kegiatan, tim akademik bersama tim dosen bidang studi melakukan penelaahan dan penyempurnaan dokumen sebelum hasilnya dipresentasikan kembali pada forum.
Pola review silang memberi kesempatan kepada tim untuk melihat kembali kesesuaian dokumen dari sudut pandang yang berbeda. Bagian yang masih memerlukan penyesuaian dapat dibahas sebelum dokumen digunakan dalam pembelajaran. Proses tersebut dilanjutkan dengan presentasi hasil dan penyepakatan dokumen pengajaran bersama Koordinator PPG dan Koordinator Akademik.
Pada akhir kegiatan, peserta juga memperoleh arahan mengenai rencana tindak lanjut serta batas waktu finalisasi dokumen. Tahapan ini penting karena hasil workshop masih perlu dituntaskan sesuai pembagian tugas masing-masing sebelum menjadi perangkat yang digunakan dalam perkuliahan.
Melalui workshop ini, Program Studi PPG UMSIDA berupaya menata dokumen pengajaran Semester 2 secara lebih terarah. Penyusunan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK ditempatkan dalam satu rangkaian dengan RPS, aktivitas pembelajaran, serta instrumen penilaian sehingga dokumen yang dihasilkan memiliki keterkaitan antara capaian yang direncanakan dan proses evaluasinya.
Keterlibatan dosen PGSD dan IPA bersama tim akademik juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Setiap dokumen tidak hanya disusun oleh satu pihak, tetapi melalui pembahasan, presentasi, review silang, dan penyepakatan bersama sebelum memasuki tahap finalisasi.
Dengan selesainya Workshop Perencanaan Pembelajaran PPG, Program Studi PPG UMSIDA memiliki arah tindak lanjut untuk menyempurnakan dokumen pengajaran PPG CAGUR Gelombang 1 Semester 2 Tahun 2026. Hasil workshop diharapkan menjadi dasar bagi dosen dalam menjalankan pembelajaran dan penilaian secara lebih selaras dengan capaian yang telah ditetapkan Program Studi PPG.
Penulis: Citra Azizah

















