ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melaksanakan Rapat Penyusunan Laporan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan akuntabilitas penyelenggaraan program. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Fave Hotel Room Bougenville, dan diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, pengelola PPG, serta tim pendukung lintas bidang.
Penyusunan Laporan PPG sebagai Pilar Akuntabilitas Program

Dalam arahannya, Dr. Septi Budi Sartika, M.Pd. menegaskan bahwa penyusunan laporan PPG Guru Tertentu tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, melainkan sebagai instrumen akuntabilitas institusional. Menurutnya, laporan yang disusun secara rinci dan cermat akan menjadi dasar penting dalam menjawab kebutuhan audit, evaluasi pimpinan, serta penjaminan mutu program.
“Saya mengapresiasi kerja seluruh tim PPG yang telah mengawal pelaksanaan Guru Tertentu Tahap 3 dan 4 hingga selesai. Namun, capaian tersebut harus diikuti dengan penyusunan laporan yang rapi, rinci, dan terdokumentasi dengan baik agar seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dekan FPIP juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pelaksanaan dan pelaporan kegiatan, dengan menekankan agar tidak terjadi temuan administratif maupun keuangan di kemudian hari. Ia meminta seluruh tim untuk melakukan tindak lanjut yang diperlukan, termasuk koordinasi lanjutan terkait pendanaan dan pelaporan ke pihak terkait.
Selain itu, Dekan FPIP menegaskan perlunya transparansi dan kesiapan personel PPG dalam menghadapi rangkaian kegiatan selanjutnya. Hal tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman internal dan agar seluruh proses berjalan selaras dengan kebijakan institusi.
Penyusunan Laporan PPG dari Perspektif Pengelolaan Program

Dalam laporan pelaksanaan yang disampaikan, Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd. memaparkan gambaran umum pelaksanaan PPG Guru Tertentu Tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, meskipun terdapat sejumlah kendala teknis, khususnya pada tahap pembelajaran melalui RGTK dan kelengkapan dokumen peserta.
Sebagai tindak lanjut atas kendala tersebut, tim PPG telah menyusun solusi berupa penyediaan dokumen QnA (Pertanyaan yang Sering Diajukan) guna membantu peserta dan meminimalkan permasalahan berulang. Pelaksanaan UKPPPG juga dilaporkan berjalan sesuai jadwal, dengan catatan perlunya penguatan pendampingan agar kelengkapan dokumen peserta dapat terjaga.
“Saat ini fokus utama kami adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 terdokumentasi dengan baik. Karena itu, penyusunan laporan dilakukan secara terstruktur dengan pembagian tugas yang jelas sesuai bidang tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.
Koordinator PPG menjelaskan bahwa tugas penyusunan laporan dibagi ke dalam beberapa aspek, meliputi akademik, keuangan, IT, serta administrasi kelas pada setiap bidang studi. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses penyusunan sekaligus menjaga ketelitian data yang dilaporkan.
Dari sisi keuangan, sebagian besar laporan telah disampaikan secara umum, sementara data rinci masih menunggu finalisasi hingga akhir Januari seiring dengan penyelesaian proses pencetakan Sertifikat Pendidik (SERDIK). Untuk aspek IT, kendala koneksi dan unggah dokumen yang muncul selama pelaksanaan program telah ditangani dengan baik oleh tim admin IT bersama admin kelas.
Koordinator PPG juga menekankan bahwa hasil evaluasi yang telah dilaksanakan sebelumnya akan dijadikan bahan pembelajaran dalam pelaksanaan program berikutnya. Persiapan program lanjutan dipandang perlu dilakukan lebih awal mengingat padatnya agenda dan keterlibatan tim personel yang relatif sama.
Penyusunan Laporan PPG sebagai Dasar Tindak Lanjut dan Penguatan Mutu

Melalui rapat ini, seluruh tim PPG menyepakati pentingnya koordinasi berkelanjutan agar penyusunan laporan dapat diselesaikan tepat waktu dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Pada aspek akademik, laporan dinilai telah tersusun dengan baik, meskipun masih diperlukan pelengkapan dokumentasi dan berita kegiatan.
Dari sisi IT, perbaikan sistem pembelajaran dan sinkronisasi data antarplatform menjadi fokus tindak lanjut agar pelaksanaan pembelajaran dan pelaporan ke depan semakin efektif. Sementara itu, tim keuangan berkomitmen menyelesaikan laporan pertanggungjawaban secara sistematis, transparan, dan akuntabel.
Untuk dosen dan admin bidang studi, penyempurnaan modul, RPS, instrumen penilaian, serta pengarsipan dokumen menjadi bagian penting dari penguatan laporan dan kesiapan audit. Koordinasi yang intensif diharapkan dapat menyamakan persepsi dan menjaga kerapian laporan.
“Keberhasilan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 tidak lepas dari soliditas tim. Dengan koordinasi yang baik, kami optimistis penyusunan laporan dapat diselesaikan secara optimal dan menjadi pijakan kuat bagi pelaksanaan PPG berikutnya,” tutup Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd.
Melalui Rapat Penyusunan Laporan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 ini, PPG UMSIDA menegaskan komitmennya dalam menjaga tata kelola program yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada mutu berkelanjutan.
Penulis: Citra Azizah


















