ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 pada Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara luring bertempat di Fave Hotel Sidoarjo dan diikuti oleh Direktorat Akademik, pengelola PPG, dosen, guru pamong, serta admin PPG sebagai bagian dari upaya memastikan ketepatan dan kesesuaian pelaporan data mahasiswa PPG Calon Guru (CAGUR) ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti sebagai Fondasi Tata Kelola Akademik PPG

Dalam sesi arahan, Cholifah, S.ST., M.Kes., selaku Direktur Akademik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, menegaskan bahwa Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti merupakan tahapan krusial yang tidak dapat dipandang sebagai sekadar proses administratif.
Menurutnya, PD-Dikti adalah basis data nasional yang menjadi rujukan utama seluruh layanan akademik pendidikan tinggi, termasuk dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru.
“Pendaftaran mahasiswa ke PD-Dikti adalah pintu awal seluruh proses akademik. Ketepatan data di tahap ini akan sangat menentukan kelancaran proses selanjutnya, mulai dari penetapan status mahasiswa, pelaporan akademik, hingga penerbitan dokumen resmi,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kesalahan data, sekecil apa pun, berpotensi menimbulkan dampak berantai yang merugikan mahasiswa maupun institusi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang solid antara Direktorat Akademik, pengelola PPG, dosen, guru pamong, serta admin PPG agar seluruh proses berjalan selaras dan sesuai standar nasional.
Direktorat Akademik juga memaparkan alur teknis input dan validasi data mahasiswa PPG Calon Guru ke PD-Dikti, termasuk penyesuaian nomenklatur program, pemetaan mata kuliah, serta sinkronisasi data akademik dengan sistem internal UMSIDA.
Penjelasan ini menjadi penting mengingat PPG memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan program sarjana maupun pascasarjana reguler.
Melalui rapat ini, seluruh peserta diajak untuk memiliki kesadaran bersama bahwa ketertiban administrasi dan kesesuaian data bukan hanya tanggung jawab satu unit, melainkan kerja kolektif seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan PPG.
Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti dan Sinkronisasi Teknis Input Data

Sesi diskusi dalam Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti difokuskan pada pembahasan teknis input dan validasi data mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026. Direktorat Akademik bersama tim PPG memandu peserta dalam memahami tahapan input data, mekanisme verifikasi, serta antisipasi permasalahan teknis yang kerap muncul pada proses pendaftaran ke PD-Dikti.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai kendala yang mungkin dihadapi, seperti perbedaan data identitas, penyesuaian riwayat pendidikan, serta sinkronisasi antara sistem internal PPG dan PD-Dikti. Dalam forum ini, peserta juga melakukan simulasi dan praktik input data sebagai bagian dari penguatan pemahaman teknis.
Cholifah, S.ST., M.Kes. kembali menegaskan pentingnya ketelitian dan disiplin waktu dalam proses ini. “PD-Dikti bekerja dengan sistem nasional dan jadwal yang ketat. Karena itu, kita harus memastikan data yang masuk sudah benar sejak awal agar tidak menimbulkan revisi berulang yang justru menghambat proses,” jelasnya.
Rapat ini juga menghasilkan kesepakatan bersama terkait pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing unit, termasuk admin PPG dan Direktorat Akademik, dalam memastikan proses input data berjalan efektif. Penegasan alur koordinasi menjadi salah satu hasil penting agar komunikasi antarunit dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti dan Rencana Tindak Lanjut

Pada sesi akhir, Rapat Pendaftaran Mahasiswa ke PD-Dikti ditutup dengan perumusan kesepakatan dan rencana tindak lanjut (RTL).
Kesepakatan ini mencakup jadwal penyelesaian input data, mekanisme monitoring, serta langkah antisipasi apabila ditemukan kendala pada tahap validasi PD-Dikti.
Seluruh peserta sepakat bahwa keberhasilan pendaftaran mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 sangat ditentukan oleh konsistensi koordinasi dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas masing-masing. Rencana tindak lanjut disusun secara realistis dengan mempertimbangkan timeline nasional dan kapasitas kerja unit terkait.
Melalui pelaksanaan rapat ini, PPG UMSIDA menegaskan komitmennya dalam menjaga tata kelola akademik yang tertib, transparan, dan sesuai regulasi nasional. Pendaftaran mahasiswa ke PD-Dikti tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi sebagai bagian dari penjaminan mutu penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru.
Dengan koordinasi yang solid dan pemahaman yang seragam, PPG UMSIDA optimistis proses pendaftaran mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan menjadi fondasi kuat bagi pelaksanaan program PPG yang berkualitas.
Penulis: Citra Azizah


















