ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Bidang Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan program Rumah Etno Matematika bersama masyarakat RW 04 Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (5/9/2026), Sabtu (19/9/2026), dan Sabtu (26/9/2026).
Program yang dilaksanakan Kelompok A3 melalui mata kuliah Projek Kepemimpinan ini melibatkan 20 ibu-ibu sebagai peserta terdaftar. Kegiatan bertujuan memperkuat budaya numerasi anak usia 7–12 tahun melalui pemanfaatan barang bekas dan permainan tradisional sebagai media pembelajaran matematika yang kreatif dan menyenangkan.
Di bawah bimbingan Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd., mahasiswa bekerja sama dengan Tatit Febriani selaku mitra program. Kegiatan turut melibatkan Dr. Choirun Nisak Aulina, M.Pd., sebagai narasumber parenting, serta mendapat dukungan dari Sri Wijiatiningsih, S.Pd., Guru Pamong SDN Ngampelsari, dan perwakilan Ketua RW 04.
Rumah Etno Matematika Kenalkan Numerasi melalui Budaya Lokal

Rumah Etno Matematika hadir sebagai inovasi pembelajaran yang menghubungkan konsep matematika dengan aktivitas sehari-hari dan budaya lokal. Melalui program ini, mahasiswa PPG UMSIDA mengajak orang tua memanfaatkan barang bekas dan permainan tradisional sebagai sarana belajar numerasi anak di rumah.
Kegiatan diawali dengan workshop parenting pada 5 September 2026 yang menghadirkan Dr. Choirun Nisak Aulina, M.Pd., dosen UMSIDA, sebagai pemateri. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendampingi perkembangan dan proses belajar anak.
Selain itu, permainan tradisional seperti dakon, engklek, lompat tali, dan bekel diperkenalkan sebagai alternatif pembelajaran untuk melatih kemampuan berhitung, mengenali pola, memahami bilangan, serta mengembangkan keterampilan pemecahan masalah.
Melalui pendekatan tersebut, orang tua didorong untuk menciptakan suasana belajar matematika yang lebih dekat dengan pengalaman anak tanpa harus selalu bergantung pada buku atau lembar soal.
Rumah Etno Matematika Kembangkan Media Pembelajaran Kreatif

Pelaksanaan Rumah Etno Matematika dilanjutkan dengan workshop etnomatematika pada 19 September 2026. Materi disampaikan oleh tim mahasiswa Kelompok A3, yaitu Unaisah Apriwardinda F.A., Mutafarida, dan Faradya Rizmayannudin.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pengenalan mengenai pembuatan media numerasi inovatif berbahan bekas serta pemanfaatan permainan tradisional untuk mendukung pembelajaran matematika.
Selanjutnya, pada 20–25 September 2026, mahasiswa melaksanakan monitoring untuk mendampingi peserta dalam mengembangkan media numerasi secara berkelompok. Pendampingan mencakup proses pembuatan, penyempurnaan karya, hingga persiapan penggunaan media sebagai sarana belajar anak.
Melalui kegiatan tersebut, ibu-ibu peserta memperoleh pengalaman mengembangkan media pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Pendekatan ini sekaligus mendorong kreativitas orang tua dalam mendampingi pembelajaran anak di rumah.
Rumah Etno Matematika Gelar Expo Karya untuk Penguatan Numerasi

Rangkaian Rumah Etno Matematika mencapai puncaknya melalui expo karya pada 26 September 2026 di Balai RW 04 Desa Ngampelsari.
Dalam kegiatan ini, peserta mempresentasikan media numerasi yang telah dikembangkan secara berkelompok di hadapan dewan juri. Setiap kelompok menjelaskan ide pembuatan, pemanfaatan bahan, serta fungsi media dalam mendukung pembelajaran numerasi anak.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta, kegiatan expo memberikan penghargaan kepada juara 1, juara 2, juara 3, dan juara harapan.
Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran numerasi dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa, orang tua, dan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lingkungan serta budaya lokal.
Bagi mahasiswa PPG UMSIDA, kegiatan ini menjadi sarana penerapan kepemimpinan melalui perencanaan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, orang tua memperoleh pengalaman dalam menciptakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mendampingi anak.
Melalui Projek Kepemimpinan ini, mahasiswa berharap Rumah Etno Matematika dapat menginspirasi masyarakat untuk membangun budaya numerasi yang kreatif, menyenangkan, dan berkelanjutan mulai dari lingkungan keluarga.
Penulis: Delila Aprilila


















