ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru melalui partisipasi aktif dalam Simposium Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025. Kegiatan nasional ini dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu, 18–20 Desember 2025, dan diikuti oleh pengelola PPG dari berbagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia.
Simposium ini menjadi forum strategis untuk membahas arah kebijakan, sistem penjaminan mutu, serta praktik baik pengelolaan PPG.
Berbagai isu penting diangkat, mulai dari penyesuaian regulasi, penguatan mutu akademik, peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan, hingga evaluasi dampak pelaksanaan PPG terhadap satuan pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Program Studi PPG UMSIDA, Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd., mengikuti seluruh rangkaian simposium sebagai bagian dari upaya institusi dalam memastikan pengelolaan PPG UMSIDA senantiasa selaras dengan standar nasional dan kebijakan terbaru Pendidikan Profesi Guru.
Simposium Penjaminan Mutu sebagai Forum Konsolidasi Nasional PPG

Simposium Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025 dirancang sebagai forum konsolidasi nasional bagi penyelenggara PPG di Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan pengelola PPG lintas LPTK untuk menyamakan persepsi terkait arah kebijakan dan strategi penjaminan mutu PPG yang berkelanjutan.
Dalam forum ini ditegaskan bahwa penjaminan mutu PPG merupakan proses menyeluruh yang mencakup perencanaan program, pelaksanaan pembelajaran, asesmen kompetensi, hingga evaluasi dan tindak lanjut.
Penjaminan mutu tidak hanya dipahami sebagai pemenuhan administrasi, tetapi sebagai upaya sistematis untuk menjamin kualitas layanan pendidikan profesi guru.
Koordinator PPG UMSIDA menilai simposium ini memberikan penguatan konseptual sekaligus reflektif bagi pengelola PPG.
Melalui paparan kebijakan dan diskusi antarpeserta, pengelola PPG diajak untuk memastikan bahwa setiap proses yang dijalankan benar-benar berorientasi pada peningkatan kompetensi guru profesional.
“Simposium ini menjadi ruang refleksi bagi pengelola PPG agar penjaminan mutu tidak berhenti pada pemenuhan regulasi, tetapi berdampak langsung pada kualitas lulusan,” ungkapnya.
Forum ini juga mendorong terbangunnya keselarasan pemahaman antar-LPTK agar penyelenggaraan PPG di berbagai institusi memiliki arah dan standar mutu yang sejalan secara nasional.
Simposium Penjaminan Mutu sebagai Forum Konsolidasi Nasional PPG

Simposium Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025 dirancang sebagai forum konsolidasi nasional bagi penyelenggara PPG di Indonesia dalam merespons dinamika kebijakan dan tuntutan mutu pendidikan profesi guru yang semakin kompleks.
Forum ini mempertemukan pengelola PPG lintas LPTK untuk memperkuat keselarasan pemahaman terkait arah kebijakan, sistem penjaminan mutu, serta strategi pengelolaan PPG yang berkelanjutan dan adaptif.
Dalam simposium ini ditegaskan bahwa penjaminan mutu PPG merupakan proses berkelanjutan dan terintegrasi, yang mencakup tahap perencanaan program, pelaksanaan pembelajaran, asesmen kompetensi, hingga evaluasi dan tindak lanjut.
Penjaminan mutu tidak lagi diposisikan sebagai kegiatan administratif semata, melainkan sebagai instrumen strategis untuk memastikan kualitas layanan pendidikan profesi guru tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan lapangan.
Koordinator PPG UMSIDA menilai bahwa simposium ini memberikan penguatan perspektif strategis bagi pengelola PPG dalam memandang penjaminan mutu secara lebih menyeluruh.
Melalui diskusi lintas LPTK, pengelola diajak untuk merefleksikan praktik yang selama ini dijalankan, sekaligus mengidentifikasi ruang-ruang perbaikan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Simposium ini menjadi ruang refleksi bagi pengelola PPG agar penjaminan mutu tidak berhenti pada pemenuhan regulasi, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kompetensi guru profesional,” ungkapnya.
Komitmen PPG UMSIDA terhadap Penjaminan Mutu Berkelanjutan

Melalui keterlibatan aktif dalam Simposium Penjaminan Mutu Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025, PPG UMSIDA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG secara berkelanjutan.
Hasil simposium menjadi referensi penting dalam penguatan sistem penjaminan mutu internal PPG UMSIDA.
Koordinator PPG UMSIDA menyampaikan bahwa berbagai praktik baik yang diperoleh akan disesuaikan dengan konteks institusi, sehingga pengelolaan PPG dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata.
“Simposium ini menjadi ruang belajar bersama bagi pengelola PPG agar pengelolaan program semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pendidikan,” tuturnya.
Dengan demikian, penjaminan mutu tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap regulasi, tetapi sebagai upaya menciptakan pendidikan profesi guru yang bermakna dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan nasional.
Penulis: Citra Azizah


















