ppg.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 bagi Calon Dosen dan Guru Pamong PPG pada 22 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh calon dosen serta guru pamong dari berbagai bidang studi yang diproyeksikan terlibat langsung dalam pendampingan mahasiswa PPG.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan mutu penyelenggaraan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di UMSIDA, khususnya dalam menyiapkan pendidik pendamping yang memiliki pemahaman komprehensif terhadap alur pelatihan, sistem pembelajaran, serta mekanisme evaluasi PPG.
Melalui Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2, UMSIDA berupaya membangun kesamaan persepsi dan meningkatkan kesiapan akademik calon dosen dan guru pamong agar mampu menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, mentor, dan pendamping pembelajaran mahasiswa PPG secara profesional dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 sebagai Upaya Penguatan Mutu PPG

Pelaksanaan Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 merupakan kelanjutan dari tahapan pelatihan sebelumnya yang telah diikuti oleh calon dosen dan guru pamong PPG. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman peserta terkait alur pelaksanaan, mekanisme evaluasi, dan standar mutu pembelajaran dalam Program PPG.
Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Prof. Dr. Hana Caturwayuni, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, dinas pendidikan, dan pendidik dalam menyukseskan PPG sebagai program strategis nasional.
“Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 ini menjadi salah satu kunci kelancaran pelaksanaan PPG di UMSIDA. Melalui penguatan kompetensi dosen dan guru pamong, kami berharap pendampingan kepada mahasiswa PPG dapat berjalan optimal dan selaras dengan harapan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan PPG, khususnya melalui keterlibatan guru pamong dari satuan pendidikan.
Pelaksanaan Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 Berbasis Daring

Memasuki sesi inti Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2, materi disampaikan oleh Koordinator Program Studi PPG UMSIDA, Dr. Mohammad Faizal Amir, M.Pd. Ia memaparkan secara rinci tujuan pelatihan, tahapan pelaksanaan, serta mekanisme penilaian yang harus dipahami oleh seluruh peserta.
Ia menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan fase penting sebelum peserta mengikuti rangkaian pelatihan pembelajaran secara penuh.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator PPG UMSIDA menyampaikan, “Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 menjadi fase krusial dalam memastikan kesiapan dosen dan guru pamong. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesamaan persepsi, memperkuat kompetensi pembelajaran, serta memastikan seluruh peserta siap bersinergi mendampingi mahasiswa PPG secara profesional,” ujarnya.
Pelaksanaan Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 dilakukan secara daring dengan memanfaatkan sistem pembelajaran sinkronus dan asinkronus melalui Learning Management System (LMS). Peserta mendapatkan penjelasan terkait orientasi PPG, penggunaan LMS, jadwal pelatihan, sistem penugasan, serta mekanisme pre-test dan post-test sebagai bagian dari evaluasi kelulusan.
Materi yang disosialisasikan meliputi kurikulum nasional dan pembelajaran mendalam, pelaksanaan PPL, penguatan keterampilan mentoring, hingga refleksi pelatihan sebagai bekal pendampingan mahasiswa PPG.
Dukungan Dinas Pendidikan dalam Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2

Kegiatan Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2 turut mendapatkan dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Dalam sambutannya, Muhammad Nuh, selaku perwakilan dinas, menegaskan bahwa keterlibatan guru pamong dalam PPG merupakan amanah profesional yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Muhammad Nuh menyampaikan, “Kami mengapresiasi kepercayaan UMSIDA kepada guru-guru kami untuk terlibat sebagai guru pamong PPG. Harapannya, sosialisasi ini dapat memberikan penguatan pemahaman sehingga pendampingan kepada mahasiswa PPG benar-benar berdampak pada peningkatan profesionalisme guru,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting agar guru pamong memiliki kesiapan teknis dan pedagogis sebelum terlibat langsung dalam proses pembelajaran PPG.
Melalui Sosialisasi Pelatihan Pembelajaran Tahap 2, UMSIDA menegaskan komitmennya sebagai LPTK penyelenggara PPG untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendukung program.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan dosen dan guru pamong dalam mendampingi mahasiswa PPG, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan PPG Guru Tertentu Tahun 2025 dan persiapan PPG Calon Guru Tahun 2026.
Penulis: Citra Azizah


















